Candle light dinner Jimbaran menjadi tujuan menghabiskan malam oleh wisatawan lokal maupun manca negara. Selain suasana pantai yang eksotis khas Bali, Jimbaran merupakan kawasan yang dikelola sendiri oleh Desa Adat Jimbaran. Nuansa adat kental masih dipertahankan oleh pengelolanya. Bahkan rumah makan yang berada di sepanjang pantai jimbaran dibuat seragam dan dikelola sendiri oleh warga setempat. Investor luar daerah jimbaran dilarang keras berinvestasi / menjadi pemilik, apalagi membuat restoran disini.

Saya datang ke Bali dalam rangka menghadiri event yang diadakan oleh SocialBakers dan Telkomsel. Yaitu Engage Bali – Social Media Summet 2016. Kamis pagi 6 Oktober 2016 saya sengaja berangkat lebih awal karena ada partner yang juga sedang berada di Bali. Mampir sebentar ke acara mereka di Hotel Sun Island dan mengikuti acara hingga sore hari. Kemudian saya ditawari untuk ikut makan malam berasama. Awalnya mau langsung cabut ke arah Nusa Dua (Grand Hyatt Hotel) untuk registrasi dan check ini di acara Engage Bali. Tapi karena terbujuk rayuan teman-teman untuk candle light dinner bareng-bareng di Jimbaran, akhirnya diundur dulu sebentar.

Candle Light Dinner Jimbaran

Candle Light Dinner Jimbaran
Candle Light Dinner Jimbaran

Waktu sampai di salah satu rumah makan di Jimbaran, terasa agak sedikit De Ja Vu. Kok sepertinya pernah makan di tempat ini ya… Ternyata setelah diingat-ingat lagi, 6 tahun yang lalu ketika terakhir kali ke Jimbaran juga makan di tempat yang sama. Sambutan dari pramusaji kepada para wisatawan yang datang sangat ramah. Dan sepertinya sudah menjadi agenda ketika ada tamu pasti disambut dengan tarian pendet (bisa dilihat di Video diatas).

Yang menarik lagi di Jimbaran, karena dikelola oleh desa adat yang kental dengan budayanya. Banyak patung-patung dewa dan kesenian yang dipasang dipintu-pintu masuk restoran. Yang paling menarik perhatian saat itu adalah patung LEAK yang berdiri tegak setelah pintu masuk. Setiap orang yang masuk akan melihat nya dengan jelas. Tanpa pikir panjang saya langsung mengeluarkan kamera dari tas untuk mengambil gambarnya.

Patung Leak khas Bali
Patung Leak khas Bali

Tiba-tiba hujan menguyur pantai Jimbaran, secara serempak hampir semua pengunjung mencari tempat perlindungan. Untungnya hujan tidak berlangsung lama, sehingga acara makam malam bisa dilanjut dengan tenang. Sajian yang kami pilih adalah sajian serba seafood. Makan seafood disini serasa lebih mantabb karena diiringi musik alam (suara ombak). Ditambah adanya pengamben yang serba bisa mengunjungi meja kami dan menyanyikan beberapa lagi. Luar biasanya, pengamen ini bisa menyanyikan banyak lagu dari berbagai negara. Sekilas si terdengan dan saya lihat sendiri ketika mereka mendatangi tamu dari Amerika, mereka langsung menyanyikan lagi country khas Amerika. Ketika yang didatangi orang jepang, secara otomatis mereka menyanyikan lagu berbahasa Jepang. Ketika kami request menyanyikan lagi jawa, eh ternyata bisa juga… ^__^b

Nusa Dua #EngageBali

Karena hari sudah mulai larut, saya langsung mohon pamit untuk segera menuju ke Agenda utama saya di Nusa Dua. Penasaran dengan tol atas laut yang dari arah bandara. Saya minta pak sopir taxi untuk ke Nusa Dua melalui jalan Tol Atas Laut. Dari pada penasaran, karena jarang-jarang dapat kesempatan ke Bali. 45 menit perjalanan yang kami tempuh sebelum akhirnya sampai di Grand Hyatt tempat Engage Bali 2016 diselenggarakan.

Saya sangat terkesan dengan area wisata Nusa Dua. Daerah ini benar-benar tertata rapi dan pengamanannya luar biasa. Sampai-sampai ada seorang teman yang memesan makanan menggunakan jasa Gojek tidak bisa mengantar sampai Lobby dengan motornya. Pak Ojeknya disuruh jalan kaki dari pintu gerbang sampai ke Kamar. Walah… saya membayangkan saja karena kasihan si bang Ojek harus jalan kaki kira-kira 1 km untuk sampai di kamar.

Malam pertama di Bali terasa indah dengan Candle Light Dinner di Jimbaran. And the journey begin, selama 3 hari kedepan saya mengikuti acara Engage Bali – Social Media Summit 2016. Nantikan tulisan saya berikutnya tentang Engage Bali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here