Early Stage Startups butuh lebih dari sekedar ide dan apps

Butuh lebih dari sekedar ide, app dan logo yang keren dan besar

0
Early Stage Startup butuh lebih dari sekedar ide dan app
Early Stage Startup butuh lebih dari sekedar ide dan app

Early Stage Startups adalah sebutan untuk startup yang baru dalam fase awal. Dalam dua tahun terakhir ini banyak sekali bermunculan startup-startup namun kebanyakan dari mereka tidak berusia panjang. Mengapa? Ternyata untuk membuat startup yang berumur panjang dan menghasilkan butuh lebih dari sekedar ide dan aplikasi.

Dalam satu tahun terakhir saya banyak mengikuti kegiatan komunitas dan seminar-seminar tentang eCommerce dan Startups. Diantaranya ada penggiat co-working space, ketua komunitas, pelaku eCommerce dan investor. Di Jakarta dan Surabaya banyak sekali bermunculan co-working space yang ramai ditempati oleh para millennials yang mau buat usaha sendiri. Semua punya ide dan sedang mengembangkan aplikasinya. Tentunya dengan harapan segera bisa launching dan mendapat pendanaan dari investor.

Early Stage Startups Need More Than Idea and BIG Logo

Berbicara tentang Early Stage, fase ini adalah dasar dari bisnis yang sedang dibangun. Suatu hari fase ini akan mempengaruhi segala aspek kehidupan pribadi dan perusahaan. Hal ini yang sedang kita bahas, dan mengapa fase Early Stage ini sangat menarik.

So, what the problem?

Early Stage startup biasanya sangat menarik perhatian dari venture capital. Dan inilah yang ditunggu-tunggu oleh startup manapun yang sedang berkembang. Saking menggirukannya, banyak generasi muda ramai-ramai membuat startup nya masing-masing.

Sayangnya, hanya satu diantara ratusan startup yang berhasil mendapat pendanaan dan terus berkembang. Mengapa demikian? Karena kebanyakan startup hanya sebatas ide besar dan logo yang eye catching. Ide yang dibawa sangat menarik, akan tetapi kemampuan realisasi perlu diperimbangkan di fase early stages ini.

Ketika dalam fase ini – true early stage – kita bukan dalam posisi untuk mengeksekusi sesuatu yang sangat besar dan jangan berfikir untuk menjual apapun. Sangat realistis karena early stage startup masih sangat baru dan belum dikenal oleh publik.

What investor is going to be backing as this point?

  1. Ide cemerlang yang menonjol, benar-benar dipikirkan dan berdasarkan reality.
  2. Konsep produk cocok (kualitas produk ok dan ada marketnya)
  3. Garis bawahi dengan tebal, siapa sebenarnya customer mu
  4. Dan yang lebih dari segalanya yang menjadi penilaian venture capital adalah you and your team.

Jika startup kamu ada dalam fase mencari investor, you need to ensure bahwa kamu punya empat kriteria diatas. Jika tidak, kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dari venture capital sangat tipis.

And believe me, jika kamu datang ke venture capital atau investor hanya dengan membawa ide, logo dan NDA. Mereka tidak akan menanggapi startup mu dengan serius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here