Memotret dengan lampu flash-off camera sangat membantu fotografer mendapatkan hasil yang maksimal. Terutama kalau sedang melakukan sesi pemotretan dilokasi outdoor yang tidak memungkinkan membawa perlengkapan studio. Konsep off-camera flash ini sebenarnya sama saja dengan kalau kita memotret dengan menggunakan flash in-camera. Dimana flash menempel diatas kamera DSLR / Mirrorrless kita. Akan tetapi, off-flash camera memberikan keleluasaan dalam mengatur letak flash karena lampu flash bisa dikendalikan dengan menggunakan trigger.

Banyak pertanyaan, termasuk saya sendiri sebelumnya, adalah mengapa kita membutuhkan flash? kapan menggunakan flash atau tidak?

Ketika mengeksplore beberapa waktu akhirnya saya mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Dengan flash, kita bisa mengatur arah dan kualitas cahaya yang mempengaruhi objek, juga bisa menciptakan more dynamic range. Selama ini kebanyakan kita menggunakan flash untuk menghindari camera shake dan sebagai tambahan penerangan ketika cahaya redup atau malam hari.

Inti dari penggunaan off-camera flash adalah balancing flash light dan ambient exposure. Kita menggunakan flash untuk mendapatkan cahaya yang lebih baik pada subject. Semua tentang kontrol, dan kita yang menentukan.

Sempat brosing tadi dan nemu contoh penggunaan off-camera flash yang cukup bagus. Dalam video diatas sangat jelas mengenai penggunaan off-camera flash. Jangan dilihat iklan produk profoto nya, tapi kita ambil sebagai contoh penggunaan off-camera flash yang benar. Hasilnya sangat mempesona. Neil van Niekerk juga menyampaikan kalau mau menggunakan off-camera flash, maka settingan flash harus manual. Agar kita memiliki full control atas flash.

Next post, tim potreten.com akan membuat tutorial off-camera flash. Ditunggu ya… Sekarang disimak dulu video dari Neil van Niekerk yang mengulas tuntas penggunaan flash merek tertentu ^__^b

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here