Teknik Panning, Seni Membekukan Gerak dalam Fotografi

0
126

Teknik Panning, teknik membekukan gerak dalam fotografi ini sering digunakan untuk mendapatkan atensi terhadap object. Juga untuk membuat foto menjadi lebih simple tapi tetap menarik. Teknik panning menjadi salah satu cara untuk mengimplementasikan tiga guideline untuk mendapatkan foto yang bagus disetiap kali mengambil foto:

  1. Tentukan subject yang diinginkan dalam foto
  2. Buat atensi yang mengarahkan mata penikmat foto ke subject
  3. Simplify
teknik panning, potreten.com
Teknik Panning

Caranya sangat mudah, tentukan subject nya (dalam foto diatas, object adalah orang bermotor). Bagaimana cara agar mata penikmat foto mengarah ke object yang kita maksud secara langsung?. Dengan teknik panning, kita buat objectnya tetap fokus sementara background dan object lain menjadi blur. Dengan cara seperti ini, fokus foto menjadi jelas.

Untuk melakukan teknik panning ini cukup mudah. Kita bisa menggunakan mode Shutter Speed priority untuk mengambil foto dengan menentukan shutter speed sebagai acuan. Atau tentunya dengan menggunakan mode manual. Tentukan shutter speed serendah mungkin sehingga bisa membuat object selain fokus utama menjadi blur.

Exposure Setting untuk teknik Panning

Berikut ini contoh setting yang saya gunakan?

Setting exposure ini tidak baku, tentunya menyesuaikan dengan kondisi pencahayaan yang ada ketika menambil foto. Ketika mengambil foto diatas, kondisi exposure yang pas pada f/13 s 1/8 dan ISO 200.

Caranya?

Setelah setting sudah dirasa ok, cara memotretnya adalah dengan cara mengikuti arah gerak object. Dengan teknologi kamera digital sekarang, yang dilengkapi dengan autofocus yang canggih. Anda bisa menggunakan autofocus dari kamera. Ikuti pergerakan object, dan tentukan dimana posisi akan melepas shutter. Setelah melepas shutter jangan berhenti mengikuti object nya, ini moment penting dalam mendapatkan panningnya.

Karena shutter speed nya rendah, maka setelah fokus kita masih gerakkan kamera mengikuti arah object. Dengan begitu background dan object lain disekitar object akan menjadi out of focus.

Sebenarnya masih ada cara yang lebih “extreme” lagi untuk membuat foto panning. Yaitu dengan menggunakan kamera top macam Canon 1DX dan Nikon D5. Hehehe… Dengan kamera itu cukup dengan ditekan shutter secara continues dan ikuti arah pergerakan object. Sudah langsung ostosmastis jadi foto panning. Cara ini paling cocok untuk foto extreme action atau sport seperti balapan mobil formula 1 dan moto GP. Kalau saya disuruh pake Canon 1DX atau Nikon D5, yang jadi malah kepala penning, bukan foto Panning. ^__^

Kalau kamera saya autofocusnya masih belum bagus?

Jangan kuatir, masih ada cara lain lagi yang menarik. Tapi ini butuh effort sedikit saja, yaitu tentukan titi fokus  secara manual. Fokuskan pada object yang berada di lokasi saat object nanti akan lewat. Setelah fokus sudah oke, langsung ikuti object ketika object mulai bergerak. Pas di titik fokus yang ditentukan secara manual tadi, lepas shutter dan ikuti arah gerak object. Mudah kan?

Panning

Teknik Panning, cocok untuk apa?

Kebanyakan fotografer menggunakan panning untuk memotret object yang bergerak. Tentunya untuk menunjukkan bahwa object bergerak, menunjukkan kecepatan object, action dan lain-lain.

Jika ada pertanyaan atau ada yang mau didiskusikan tentang panning. Silahkan tulis pesan anda di kolom komentar dibawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here