No Comments

Kampung Halaman, The Place Where I Belong

Aktifitas Warga di Pagi Hari - Bendung Gerak Serayu
Kehidupan masyarakat yang tenteram, jauh dari hingar-bingar perkotaan seperti Jakarta sangat terlihat dari aktifitas pagi masyarakatnya. Berkumpul bersama menikmati keindahan alam.
Bendung Gerak Serayu
Bendung Gerak Serayu
Kampung Halaman, Bendung Gerak Serayu

Kampung Halaman, kalau disebut sebagai kampung halaman saya sendiri sebenarnya bukan. Purwokerto, tepatnya di sebuah desa disebelah luar berbatasan dengan kabupaten lain dan dekat dengan iconic landmarc Bendung Gerak Serayu. Sekitar 1o tahun yang lalu daerah ini menjadi bagian dari kehidupan saya, hampir setiap tahunnya pasti kami sekeluarga mudik di hari raya idul fitri untuk bertemu dengan keluarga besar.

Dua tahun terakhir sejak pandemi Convid-19 menyerang, saya tidak bisa pulang kesana. Bukan hanya untuk mencegah saya, istri dan anak-anak tertular virus, tapi juga menjaga agar tidak menularkan kepada orang tua dan saudara-saudara yang berada disana. Karena bisa jadi kami nampak sehat tapi sebenarnya kami tanpa gejala.

Tepat 10 hari dari sekarang, kami mendapatkan kabar bahwa Nenek dan Budhe yang tinggal disana meninggal dunia. Sedihnya, kami tidak bisa ikut berduka di rumah duka karena sedang ada Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satu yang membuat kami selalu semangat untuk mudik telah berpulang ke Rahmatullah. Tapi, kampung halaman yang indah dan penuh kenangan akan selalu dalam hati.

Semoga pandemi Convid-19 ini segera berlalu, sudah tidak sabar lagi untuk pergi ke sana, Kampung Halaman Istriku.

Tepat dilereng bukit yang ditembus oleh jalur kereta api, terlihat keindahan alam kampung halaman ku. Indahnya danau terhampar luas menandakan besarnya Nikmat Allah SWT.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu